1. 1
    May
    Tahun2 Penantian

Pertengahan 1999 saat itu dia memasuki sma. Dimulai dengan ospek selama seminggu. Tepat dihari ketiga, disaat itulah dia pertama kali bertemu dengannya. Mulai muncul benih2 cinta dihatinya pada sang pemuda. Kakak kelas yg dihormatinya kini dikagumi dan dicintainya. Dan hari2 yang membuat hati berdebarpun dimulai.

Pertengahan 2000 si Pemuda lulus dan meninggalkannya untuk kuliah. Akhirnya dia memberanikan diri untuk berterus terang padanya. Dan dbalas dengan senyum dan salam. Tapi hanya itu.

2002 akhirnya si gadis  lulus SMA. Biarpun mereka 1 kota, tapi selama 2thn sejak kelulusan si pemuda mereka jarang bertemu. Akhirnya si Gadis pergi Kekuliah diluar kota dan juga sang pemuda. Mereka berada didua kota berbeda. Mereka hilang kontak. Tiba2 si gadis dapat sms darinya. Cuma sebatas tanya kabar. 

2003 si gadis pindah kota lagi karena lulus kuliah dan kini berkerja. Lama dia tidak mendengar kabar sipemuda. Sampai akhirnya dia menemukan nomernya hpnya. Walaupun jarang tapi mereka bertukar kabar.

2005 sigadis menemukan pemuda lain namun dia sebenarnya masih sangat mengharapkan sipemuda. Hingga pada saatnya dia mau menikah, dia menelepon sipemuda. Berharap sipemuda menahannya. Tapi hanya kata selamat yang didapat.

2006 perjalanannya dengan sang suami dimulai. Rumah tangga yang membuatnya tersiksa tapi bertahan setia pada suami. Segala cara dia hadapi, tekanan batin dia lalui.

2008 lahir buah hatinya. Dia mau menamakannya atas sama sang pemuda, tapi akhirnya diurungkan niatnya.

2009 akhirnya setelah sekian tahun, dia melihat sipemuda lagi. Walaupun hanya foto lewat FB. Itu sudah membuat dia bahagia.

2011 akhirnya rumah tangganya kandas. Dia tidak kuat dengan sang suami. Dan yang menyemangatinya adalah si pemuda. Dia slalu mengingatkan sholat dan mensuport walau jauh. Dia mulai menanyakan kabar2 lagi. Dia mulai bisa melupakan mantannya.

2012 kabar mengejutkan menguncangnya. Si pemuda akan menikah. Biarpun belum tentu kabarnya benar, tapi dia kaget dan shock. Tidak ada air mata yang menetes tapi sesak mendalam yang dirasa. Dia tidak mendengar dari sipemuda langsung. Antara bahagia dan hancur. Tapi dia tetap berusaha tegar demi buah hatinya. Sampai detik ini dan selamanya dia masih menantinya.

"Kadang apa yang kita inginkan, belum tentu yang terbaik untuk kita"

    Tahun2 Penantian

    Pertengahan 1999 saat itu dia memasuki sma. Dimulai dengan ospek selama seminggu. Tepat dihari ketiga, disaat itulah dia pertama kali bertemu dengannya. Mulai muncul benih2 cinta dihatinya pada sang pemuda. Kakak kelas yg dihormatinya kini dikagumi dan dicintainya. Dan hari2 yang membuat hati berdebarpun dimulai.

    Pertengahan 2000 si Pemuda lulus dan meninggalkannya untuk kuliah. Akhirnya dia memberanikan diri untuk berterus terang padanya. Dan dbalas dengan senyum dan salam. Tapi hanya itu.

    2002 akhirnya si gadis lulus SMA. Biarpun mereka 1 kota, tapi selama 2thn sejak kelulusan si pemuda mereka jarang bertemu. Akhirnya si Gadis pergi Kekuliah diluar kota dan juga sang pemuda. Mereka berada didua kota berbeda. Mereka hilang kontak. Tiba2 si gadis dapat sms darinya. Cuma sebatas tanya kabar.

    2003 si gadis pindah kota lagi karena lulus kuliah dan kini berkerja. Lama dia tidak mendengar kabar sipemuda. Sampai akhirnya dia menemukan nomernya hpnya. Walaupun jarang tapi mereka bertukar kabar.

    2005 sigadis menemukan pemuda lain namun dia sebenarnya masih sangat mengharapkan sipemuda. Hingga pada saatnya dia mau menikah, dia menelepon sipemuda. Berharap sipemuda menahannya. Tapi hanya kata selamat yang didapat.

    2006 perjalanannya dengan sang suami dimulai. Rumah tangga yang membuatnya tersiksa tapi bertahan setia pada suami. Segala cara dia hadapi, tekanan batin dia lalui.

    2008 lahir buah hatinya. Dia mau menamakannya atas sama sang pemuda, tapi akhirnya diurungkan niatnya.

    2009 akhirnya setelah sekian tahun, dia melihat sipemuda lagi. Walaupun hanya foto lewat FB. Itu sudah membuat dia bahagia.

    2011 akhirnya rumah tangganya kandas. Dia tidak kuat dengan sang suami. Dan yang menyemangatinya adalah si pemuda. Dia slalu mengingatkan sholat dan mensuport walau jauh. Dia mulai menanyakan kabar2 lagi. Dia mulai bisa melupakan mantannya.

    2012 kabar mengejutkan menguncangnya. Si pemuda akan menikah. Biarpun belum tentu kabarnya benar, tapi dia kaget dan shock. Tidak ada air mata yang menetes tapi sesak mendalam yang dirasa. Dia tidak mendengar dari sipemuda langsung. Antara bahagia dan hancur. Tapi dia tetap berusaha tegar demi buah hatinya. Sampai detik ini dan selamanya dia masih menantinya.

    "Kadang apa yang kita inginkan, belum tentu yang terbaik untuk kita"

avatar_96
There is a light at the end of every tunnel, just pray it's not a train!
Page 1 of 1

Following